Rabu, 04 Juni 2014

Mengumpulkan Hikmah yang Tercecer *Epidose 7


Ingat sepenggal dialog di film 5cm ketika Genta bilang: “kita jalannya nyantai aja, sambil ngobrol kek biar gak capek. Pokoknya kalau ada yang capek bilang ya, gak boleh ada yang gengsi. Satu orang capek semuanya berhenti” <<satu kalimat yang menjadi nasehat untuk semua pendaki, tentang kesetiaan dan tenggangrasa. Bukankah kita melangkah bersama, untuk apa jika sampai ke puncak dengan seorang saja. Maka sungguh orang yang berhati lembut yang telah bersabar membersamai sampai tujuan dengan memastikan semua dalam keadaan baik.
Sekitar jam 2 siang kita sampai di pondok saladah, karena hujan telah mendahului mengguyur akhirnya kami mendirikan tenda disekitar hutan pondok saladah untuk menyelamatkan barang – barang dari basah air hujan. Aku kebagian satu tenda dengan Mbak Wheeda dan Mbak Dwi, yang dulu di Manglayang ngobrol waktu kenalan saja. Hehhe, tapi karena ini akhirnya bisa akrab dengan semuanya.
 
tenda tempat singgah yang kelaparan dan kedinginan
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Untukmu, Para Pengejar Mimpi

K ehidupan itu sulit untuk diprediksi. Rencana yang sudah sedemikian rupa dibuat terkadang bisa cacat, atau bahkan hancu...