Rabu, 04 Juni 2014

Mengumpulkan Hikmah yang Tercecer *Episode 6

pendakian menuju pondok saladah



Disini aku baru mengerti dengan penjelasan semalam, tersadar jika selama ini aku selalu dikelilingi oleh orang – orang yang baik dan menyayangi. Terimakasih Nadhiraaaaah, aku akan baik – baik saja Allah bersamaku. “Berkawanlah dengan seorang sahabat yang membuat kita makin dekat dengan Allah dan makin menambah sifat baik dan keimanan kita”. Nanti dilain episode aku akan menceritakan sosok Nadhirah ini. *oke lanjuuuuuuttt
Dalam pendakian ini, banyak sekali ku lihat batu tercoret oleh tangan – tangan yang tak bertanggungjawab, tumbuhan yang rusak, sampah yang berserakahan, dan lain sebagainya. “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia” dan ketika bencana alam melanda sebenarnya “Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”. Katanya pecinta alam kok masih ngerusak alam, hemm.. “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”
Sepanjang  pendakian banyak orang terheran – heran dengan kostum ‘aneh’ yang aku pakai saat mendaki. Mbak Mimi pernah nanya “Iki sering naik gunung pake rok ya?” aku cuma senyum semanis mungkin, semanis gula 1kg :D. Iya sering (sering pake roknya). Dan beberapa orang yang bertanya hal yang sama, hanya bisa ku jawab dengan senyuman.

air terjun dadakan






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Untukmu, Para Pengejar Mimpi

K ehidupan itu sulit untuk diprediksi. Rencana yang sudah sedemikian rupa dibuat terkadang bisa cacat, atau bahkan hancu...