Rabu, 04 Juni 2014

Mengumpulkan Hikmah yang Tercecer *Episode 11


Saat berangkat hati ini masih tercecer dan disinilah hati – hati kami berpaut dalam naungan cinta-Mu. Entah mengapa aku sangat mengagumi segala ciptaan-Mu, penikmat segala firman-Mu, pecandu segala perintah-Mu dan Mencintai orang – orang yang Kau hadirkan untukku.
Darisini tak henti berdzikir setiap hembusan nafas, dengan segala keindahan sang Pencipta. Sungguh skenario Allah lebih indah dari apapun. Papandayan ini menjadi kenangan terindah di bulan Mei JMaka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”
setangkai bunga cantik sebagai cinderahati

sayonara!
 
Mencintai kalian dengan sangat :*
Terimakasih untuk pendakian kita kali ini. Sampai jumpa di pendakian berikutnya!!
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”


penuh cinta, Rizky Laela Nurliza

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Untukmu, Para Pengejar Mimpi

K ehidupan itu sulit untuk diprediksi. Rencana yang sudah sedemikian rupa dibuat terkadang bisa cacat, atau bahkan hancu...