Saat
berangkat hati ini masih tercecer dan disinilah hati – hati kami berpaut dalam
naungan cinta-Mu. Entah mengapa aku sangat mengagumi segala ciptaan-Mu,
penikmat segala firman-Mu, pecandu segala perintah-Mu dan Mencintai orang –
orang yang Kau hadirkan untukku.
Darisini
tak henti berdzikir setiap hembusan nafas, dengan segala keindahan sang
Pencipta. Sungguh skenario Allah lebih indah dari apapun. Papandayan ini
menjadi kenangan terindah di bulan Mei J “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu
dustakan?”
| setangkai bunga cantik sebagai cinderahati |
| sayonara! |
Mencintai kalian dengan
sangat :*
Terimakasih untuk pendakian kita
kali ini. Sampai jumpa di pendakian berikutnya!!
“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu
dustakan?”
penuh cinta, Rizky Laela Nurliza
Tidak ada komentar:
Posting Komentar